Beranda > Pendingin > Jenis Lemari Es

Jenis Lemari Es

Indonesia dikenal sebagai negara konsumtif , sehingga berbagai vendor ( pabrikan ) barang elektronik memasarkan produk – produk elektroniknya , termasuk kulkas atau lemari es , awalnya produk ini memiliki harga relatif mahal , tetapi saat ini harganya sudah bisa di jangkau oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah. Bentuk dan model kulkas beraneka ragam. Apabila dilihat dari jumlah pintunya , terdapat lemari es dengan satu , dua , empat bahkan enam pintu . Namun, akan saya bahas mengenai kulkas dengan satu dan dua pintu saja . perbedaan mendasar kulkas satu pintu dengan dua pintu sebagai berikut :

Berdasarkan fungsinya , lemari es dibedakan menjadi dua macam , yaitu freezer dan non freezer .

A. Freezer

Lemari es freezer dapat membekukan atau menjadikan sesuatu menjadi es di setiap bagiannya . Biasanya , lemari es jenis ini digunakan untuk kegiatan wirausaha, seperti penjual es batu atau es lilin. Tidak seperti lemari es biasanya ( rumah tangga) , lemari es freezer mampu membekukan lebih banyak di bandingkan lemari es non freezer .

Ice Cream Freezer.

Ice cream  freezer termasuk dalam golongan lemari es freezer,tetapi penggunaannya lebih khusus lagi , yaitu hanya menyimpan dan membekukan ice cream dalam jumlah yang banyak . Ice Cream Freezer mampu menjaga kebekuan ice cream selamanya berada di dalamnya. Temperatur yang dihasilkan oleh ice cream freezer tidak serendah atau sedingin lemari freezer standard . Hal ini bertujuan agar ice cream tidak terlalu beku ( keras ) saat dinikmati .

B. Non Freezer

Lemari Es rumah tangga digolongkan non – freezer . Dikatakan non – freezer apabila bagian di dalam lemari es tidak hanya evaporator ( bagian pembeku ) . Pada lemari es satu pintu yang tergolong non – freezer , evaporator terdapat di bagian atas dan volumenya tidak lebih dari 1/3 volume total lemari es. Pada lemari es dua pintu dan seterusnya , terdapat ruang atau pintu evaporator tersendiri  dan ukurannya lebih besar dibandingkan evaporator pada lemari es satu pintu . Sebenarnya , suhu atau temperatur dingin pada bagian rak lainnya ( di bawah evaporator ) berasal dari evaporator . Maksudnya kesegaran atau suhu di bawah kamar ( 27 C ) didapatkan dari embusan udara dingin ( 0 C) dari evaporator . Bagian rak – rak tersebut biasanya digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman ataupun buah-buahan.

 

Artikel Terkait :

  1. Belum ada komentar.
  1. November 19, 2012 pukul 6:51 am
  2. November 19, 2012 pukul 7:04 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: